Review Jurnal Pedesaan
Judul : UPAYA PENGEMBANGAN
EKONOMI PEDESAAN
Penulis : Sukidjo,
Jurnal : Cakrawala Pendidikan No. 2 Tahun XIV,
Juli 1995
Reviewer : Irmayatul Mu'amalah (FIB UNEJ)
Tanggal Review : 19 September 2019
Jurnal ini membahas mengenai bagaimana upaya yang
memungkinkan untuk dapat mengembangkan perekonomian di pedesaan, dimana dalam
jurnal ini memaparkan bahwa upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk
pengembangan ekonomi pedesaan adalah dengan meningkatkan pemilikan asset
produksi khususnya tanah dan modal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia,
memajukan teknologi, serta memberi bantuan pemasaran dan bahan baku, dan
menciptakan pusat-pusat pertumbuhan di pedesaan. Ekonomi pedesaan pada dasarnya ekonomi rakyat, dimana ekonomi
rakyat ini merupakan kehidupan ekonomi dengan seadanya yang memanfaatkan dan
mengelola sumber daya alam yang ada di sekitarnya. Ekonomi rakyat ini bersifat
tradisional yang ditandai dengan bentuk usahanya yang bersifat perseorangan dan
menggunakan teknologi yang masih sederhana. Daerah pedesaan memiliki sumber
daya alam yang masih relatif banyak, serta tenaga kerja yang juga relatif
murah. Tersedianya bahan-bahan dan tenaga kerja yang murah serta tersedianya
sarana perhubungan, komunikasi dan perlistrikan akan sangat menguntungkan bagi
perkembangan ekonomi pedesaan. Hal ini menjadi salah satu faktor yang
menguntungkan perkembangan ekonomi daerah yang bersangkutan. Namun perkembangan
ekonomi di daerah pedesaan lebih lambat sehingga tertinggal jauh daripada
perkembangan ekonomi di daerah perkotaan. Selain itu, rendahnya kesempatan
masyarakat pedesaan untuk berpartisipasi dalam pembangunan karena rendahnya
nilai tukar komoditi dan rendahnya sumber daya manusia di daerah pedesaan. Hal
ini mengakibatkan ketidakmerataannya perkembangan antara ekonomi
pedesaan dan di daerah perkotaan. Oleh karena itu perlu adanya peningkatan
perkembangan ekonomi pedesaan untuk memperkecil perbedaan antara ekonomi
masyarakat pedesaan dan perkotaan.
Sasaran pembangunan desa adalah menjadikan desa di seluruh wilayah Indonesia memiliki tingkat klasifikasi desa swasembada yang berkembang, yang taraf hidup dan kesejahteraan masyarakatnya semakin meningkat. Yang menjadi obyek pembangunan adalah desa secara keseluruhan yang meliputi segala aspek kehidupan dan penghidupan yang ada di desa. Namun disisi lain banyak faktor yang menghambat pelaksanaan pembangunan ekonomi pedesaan yaitu keadaan sosial budaya masyarakatnya. Selain itu kurangnya sumber daya manusia di pedesaan, dimana mereka yang lebih maju atau mengerti dalam bidang pendidikan, teknologi dan kemajuan lainnya lebih mengutamakan bekerja di daerah perkotaan daripada di desa asalnya. Oleh karena itu perlu digencarkan kembali bahwa gerakan kembali ke desa sangat diperlukan untuk membangun masyarakat yang lebih baik. Serta perlu pula dikembangkan suatu teknologi yang dapat membantu kemajuan desa, tidak perlu menggunakan teknologi yang canggih dan sangat tinggi namun yang utama dapat menjadikan pedesaan itu menjadi maju. Dalam hal ini peran pemerintah juga sangat diperlukan untuk mendukung dan mencapai ketertinggalan perekonomian di pedesaan.
Sasaran pembangunan desa adalah menjadikan desa di seluruh wilayah Indonesia memiliki tingkat klasifikasi desa swasembada yang berkembang, yang taraf hidup dan kesejahteraan masyarakatnya semakin meningkat. Yang menjadi obyek pembangunan adalah desa secara keseluruhan yang meliputi segala aspek kehidupan dan penghidupan yang ada di desa. Namun disisi lain banyak faktor yang menghambat pelaksanaan pembangunan ekonomi pedesaan yaitu keadaan sosial budaya masyarakatnya. Selain itu kurangnya sumber daya manusia di pedesaan, dimana mereka yang lebih maju atau mengerti dalam bidang pendidikan, teknologi dan kemajuan lainnya lebih mengutamakan bekerja di daerah perkotaan daripada di desa asalnya. Oleh karena itu perlu digencarkan kembali bahwa gerakan kembali ke desa sangat diperlukan untuk membangun masyarakat yang lebih baik. Serta perlu pula dikembangkan suatu teknologi yang dapat membantu kemajuan desa, tidak perlu menggunakan teknologi yang canggih dan sangat tinggi namun yang utama dapat menjadikan pedesaan itu menjadi maju. Dalam hal ini peran pemerintah juga sangat diperlukan untuk mendukung dan mencapai ketertinggalan perekonomian di pedesaan.
Kelebihan : Dalam jurnal ini telah menjelaskan secara keseluruhan mengenai perekonomian yang ada di pedesaan. serta memberikan pemaparan bagaimana upaya untuk mengembangkan perekonomian di daerah pedesaan. Yang mana upaya ini dapat mengubah sistem perekonomian pedesaan yg awalnya masih secara tradisional dan sederhana ke sistem yg lebih modern atau lebih maju.
Kelemahan : Dalam jurnal ini tidak membahas mengenai scope spasial dan scope temporal yang menjadi kajian dalam penulisan jurnal ini, sehingga pemaparan dalam jurnal ini hanya membahas perekonomian secara umumnya yang ada di daerah pedesaan. Serta tidak adanya contoh desa yg lebih spesifik. Jurnal ini lebih menjelaskan mengenai pengembangan desa secara keseluruhan
Terimakasih, review-nya berisi informasi yang bermanfaat untuk mengetahui perekonomian di pedesaan dan penghambat-penghambat pengembangan perekonomian pedesaan
BalasHapusbermanfaat sekali, ditunggu tulisan selanjutnya.
BalasHapusSangatSangatrmarik gan
BalasHapusRiview anda bagus, mungkin untuk link jurnal nya tolong di cantumkan, agar pembaca lebih tau secara detail mengenai pembahasannya. Semangat terus, semoga selanjutnya tulisan anda berkembang dan bisa menginspirasi saya 😊
BalasHapusAkan lebih ditambahkan metode yang digunakan dalam jurnal tersebut
BalasHapusKembangkan terus bakat menulismu ya, tulisanmu bagus, keren auto A wkwkwk
HapusTerima kasih reviewnya, kak. Sangat membantu :)
BalasHapus